Bidadari Narapidana Bersenjata Tawa
By. Tetta Sallyy
ingatanku kembali utuh
mendengar tawamu
lebih merdu
dari suara petikan gitar
yang biasa kumainkan saat aku
mengingat segala hal tentangmu
Kucumbui waktu untuk berlari
mencari ingatan tersendiri tentang diriku
dan sekali lagi kukatakan
aku tak mampu
aku tak tahu
bahkan aku lupa
kapan aku bernafas saat terakhir kali aku mendengar tawamu
Hingga kucoba merangkak
meski hati dan jiwa penuh retak
dan berulang kali kukatakan
aku kembali tak mampu
aku kembali tak tahu
bahkan aku kembali lupa, dan
aku hanya mencoba menanamkan ambisi
untuk mencurimu,
mencuri segala tentangmu, kecuali masa lalumu
Engkau bidadari narapidana bersenjata tawa
sebab melalui tawamu
kau adalah perampok terhebat
yang membegal seluruh nafas dan ingatanku
*27 November 2016
0 komentar:
Posting Komentar