SENAR SUNYI
Senar Sunyi
Itulah aku tanpa tawamu
Yang kini hanya sebutir embun di pipimu
Tak mampu lagi kumeraba senyummu
dengan kecupan pejam mataku
Senar sunyi
Itulah kisah yang tak memiliki cerita
Yang kini hilang ditelan pelita
Menguap menjadi tetesan air mata
Dan
kusimpan diantara kata yang tak tertata
Senar sunyi
Itulah aku tanpa nadamu
Tak lagi indah mengisi waktuku
Yang gugur dipetik oleh kejamnya
jemarimu
Dan tak lagi bermukim dibahuku
Mengisi penampungan kosongnya lirik
rinduku
Senar sunyi
Itulah aku
Sepi di sudut ruang kamarku
Menghabiskan waktu memahat senyummu di
dadaku
Biar tak ada yang tahu
Kusembunyikan pohon tumbang di sela-sela
alisku
Makassar, 13 Agustus 2016
0 komentar:
Posting Komentar